Ombudsman RI Perwakilan Kalsel: Berbagai komitmen Perbaikan Layanan Telah Dipenuhi PTAM Intan Banjar

BANJARBARU, DETAK KALIMANTAN – Beberapa komitmen yang telah disepakati saat rapat koordinasi (Rakor) antara PTAM Intan Banjar dengan Ombudsman RI Perwakilan Kalsel pada 25 Mei 2023 lalu, kini sudah berjalan.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalsel, Hadi Rahman mengungkapkan, beberapa komitmen yang disepakati yang sudah berjalan diantaranya kerja sama penyediaan air curah dengan PDAM Tanah Laut, guna melayani pelanggan di wilayah Kecamatan Beruntung Baru yang berbatasan dengan Kabupaten Tanah Laut. Saat ini pelanggan di wilayah tersebut sudah dapat terlayani, dimana sebelumnya selama bertahun-tahun tidak mendapatkan pasokan air bersih.

“Kemudian pengembangan booster Guntung Manggis, pemasangan pipa di daerah Beruntung Baru dan dalam proses penyelesaian di tahun ini pemasangan pipa Sungai Tabuk – Sungai Lulut,” beber Hadi Rahman dalam siaran pers Ombudsman RI Perwakilan Kalsel yang diterima Detak Kalimantan, Jumat (8/9).

Hadi mengatakan, komitmen lainnya yang akan dikerjakan PTAM Intan Banjar di Tahun 2024 mendatang adalah, peningkatan pipa transmisi/distribusi dengan ukuran yang lebih besar di daerah Kecamatan Gambut Kilometer 17.

“Agar tekanan air yang saat ini masih kurang ke booster Tambak Sirang bisa lebih optimal, sehingga pelayanan kepada pelanggan di Kecamatan Tatah Makmur, Aluh-Aluh, serta sebagian Kertak Hanyar dan Gambut dapat lebih baik,” katanya.

Pria ramah yang terkenal akrab dengan jurnalis itu berujar, dengan dipercepat realisasi pembangunan intake Sei Tabuk dan booster Citra Graha serta penyediaan genset di beberapa booster, dapat membantu kelancaran distribusi air bersih ke pelanggan dan kebutuhan pasokan listrik pada saat terjadi pemadaman.

“Kami menilai pihak PTAM Intan Banjar saat ini on the track. Berbagai komitmen perbaikan layanan telah dipenuhi, diminta untuk komitmen lainnya dapat segera terealisasi dalam waktu cepat, kami akan terus pantau,” imbuhnya.

Kemudian, lanjut Hadi, PTAM Intan Banjar sebagai pengelola kebutuhan air bersih patut memperhatikan kualitas dan kapasitas air baku, melalui peningkatan sistem distribusi kepada pelanggan dan perbaikan jaringan pipa.

“Untuk mengoptimalkan peningkatan layanan tersebut, dibutuhkan kerjasama dan dukungan dari pihak-pihak terkait lainnya sesuai hasil rapat koordinasi yang disepakati, termasuk BPAM Banjarbakula,” kata Hadi Rahman. (Awe/Ril)
Bagikan Berita:

Check Also

Hilang Berhari – hari, Jemaah Haji Lansia Ditemukan Meninggal Dunia

JAKARTA, DETAK KALIMANTAN – Seorang jemaah haji asal Jakarta bernama Muhammad Firdaus (72) yang sebelumnya …