KOTABARU, DETAK KALIMANTAN – Tidak semua markas polisi bisa didatangi pakai mobil. Untuk Polsek Pulau Sembilan, satu-satunya jalan ya laut. Kamis (18/06/2026), Kapolres Kotabaru AKBP Doli M Tanjung S.I.K membuktikan itu.
Ia memimpin rombongan menembus gelombang selama 3 jam. Start dari Pantai Teluk Tamiang, Tanjung Selayar, finish di Pelabuhan Marabatuan, Pulau Sembilan. Kapalnya? Kapal nelayan.
Di ujung dermaga, Kapolsek IPTU Agus Riyanto sudah berdiri bersama 12 anggotanya dan jajaran kecamatan. Lengkap.
Pulau Sembilan memang unik. Utara mentok Selat Laut, selatan Laut Jawa, timur Selat Makassar, barat kembali lagi laut.
“Jadi kalau dibilang terjauh dari Mako Polres, ya memang ini,” kata IPTU Agus Riyanto.
Tapi keterpencilan tak bikin pelayanan kendor. Buktinya, saat orang nomor satu di Polres Kotabaru datang, seluruh personil 13 orang nongol termasuk Kapolsek.
Dari 13 itu, 6 anggota lahir dari jalur rekrutmen proaktif. Ada Polwan Bripda Risma juga di situ.
Kapolres salut. “Mereka anak lokal. Bahasa Mandar sehari-hari. Jadi nyambungnya sama warga cepat, tidak kaku,” ucap AKBP Doli M Tanjung.
Turut mendampingi Kapolres, Kasat Reskrim AKP Shoqif Fabrian Yuwindayasa, S.Tr.K. S.H. dan Kasi Humas IPTU Agus Suyanto, S.Pd.I.
Kunjungan kali ini spesial. Rombongan Polda Kalsel juga ikut. Dipimpin Kabid Humas KBP Adam Erwindi S.I.K. M.H, hadir juga AKP Catur Midysnto S.E, staf Bid Humas, dan Dir Tahti AKBP Iwan Wahyu Purnomo S.T. M.Si.
Di pelabuhan, mereka disambut Sekcam Pulau Sembilan Agus Susanto SE dengan 5 stafnya.
Usai tatap muka, Kapolres tidak langsung balik. Ia dan IPTU Agus Riyanto mampir ke SDN Desa Tengah.
Di sana, 35 siswa kurang mampu dapat rezeki: 1 tas sekolah lengkap. Isinya buku tulis, pulpen, pensil, penggaris, penghapus.
“Anak-anak ini masa depan. Polri wajib hadir di tengah mereka,” tegas Kapolres.
Misi Polda Kalsel ke sini bukan tanpa sebab. Kabid Humas KBP Adam Erwindi bilang, mereka sedang garap film dokumenter.
Judulnya “Pelaksanaan Tugas Polri di Pulau Terluar”. Ini instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
“Kami mau tunjukkan, keterbatasan sarana bukan halangan. Pelayanan tetap maksimal, kearifan lokal tetap dijaga. Semoga Pulau Sembilan makin dikenal dan warganya makin sejahtera,” jelas KBP Adam.
Tiga jam perjalanan, ratusan kilometer dari daratan, tapi semangat pengabdian tetap utuh. Itu cerita dari Polsek Pulau Sembilan hari itu.(Mul)
Detak Kalimantan Portal Berita Akurat dan Terpercaya