KOTABARU, DETAK KALIMANTAN – Usai menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi RI ke-80 Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Hj. Suwanti bersama Wakil Ketua I DPRD Awaludin, S.Hut, dan anggota Komisi II Hartono serta didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kotabaru, dan Lurah Kotabaru Tengah melakukan peninjauan ke Jembatan Pelabuhan Empat Serangkai yang berada diwilayah Kelurahan Kotabaru Tengah Kecamatan PulauLaut Sigam, Minggu (17/8/2025) siang.
Peninjauan ke jembatan pelabuhan empat serangkai tersebut tentunya untuk melihat secara langsung kondisi jembatan yang sangat memperhatinkan yang diketahui sudah lama mengalami kerusakan.
Hingga saat ini, belum juga ada perbaikan signifikan yang dilakukan. Kondisi tersebut kerap menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama para pengguna jasa pelabuhan dari berbagai Kecamatan di wilayah Kepulauan Kotabaru.
Dalam kesempatan ini Ketua DPRD Kotabaru Hj. Suwanti mengungkapkan, keprihatinannya terhadap kondisi jembatan pelabuhan empat serangkai yang semakin memburuk.
“Ketika kami melakukan peninjauan, memang kondisinya sangat memprihatinkan. Jembatan sudah berlubang-lubang, bahkan ada warga yang terpaksa memperbaikinya sendiri. Kami berharap proses perbaikan nantinya benar-benar sesuai dengan keinginan masyarakat, sebab warga sudah cukup lama menanti. Peninjauan dari pejabat pemerintah memang sudah sering kali dilakukan, namun hingga kini belum kunjung terealisasi perbaikannya,” ujar Suwanti Ketua DPRD ini.
Beliau juga menyoroti kekecewaan warga yang muncul akibat seringnya dilakukan survei dan pengukuran tanpa hasil nyata.
“Nampak warga sedikit kecewa, karena sudah berkali-kali dilakukan peninjauan dan pengukuran jembatan, tetapi perbaikannya tidak kunjung direalisasikan. Ini menjadi catatan penting bagi Pemerintah Daerah untuk segera menindaklanjutinya,” tutupnya diakhir pembicaraan.
Hal senada juga di katakan Wakil Ketua I DPRD Kotabaru Awaludin bahwa, peninjauan tersebut juga dimaksudkan untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.
“Kami berdialog dengan warga dan menyerap aspirasi mereka. Permintaan warga jelas, yaitu perbaikan jembatan dengan lantai beton di atasnya serta perbaikan tiang yang sudah rusak. Hal ini segera kami sampaikan kepada pihak eksekutif agar dibahas lebih lanjut,” ucapnya.
“Kadishub juga sudah menawarkan beberapa alternatif pembangunan, namun ranah teknisnya ada di dinas. Dishub akan melobi Kementerian Perhubungan, sebab status jembatan ini masih dipakai Pelindo dan diminta kembali ke Pemda Kotabaru,” terang Awaludin.
Ia menambahkan, DPRD akan mendorong Pemerintah Daerah untuk segera melakukan rapat lintas sektor dengan dinas terkait.
“Kami akan menyarankan agar hal ini diusulkan dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD, sehingga perbaikan jembatan pelabuhan empat serangkai dan pengerukan aliran sungai bisa masuk dalam prioritas pembangunan,” tandasnya.
Kehadiran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kotabaru bersama jajaran diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercepat upaya perbaikan infrastruktur pelabuhan yang sudah lama dinanti masyarakat.(Mul)
Detak Kalimantan Portal Berita Akurat dan Terpercaya