Ilustrasi Instalasi Pengolahan Air Bersih. (Ist)

Sudah Satu Dekade, PTAM Intan Banjar Belum Menambah Kapasitas Instalasi Pengolahan Air

BANJARBARU, DETAK KALIMANTAN – Sampai saat ini, PTAM Intan Banjar (Perseroda) masih bergantung banyak pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik BPAM Banjarbakula yakni IPA Mandi Kapau Karang Intan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Transmisi Distribusi PTAM Intan Banjar (Perseroda), Akhmad Yani kepada wartawan di Banjarbaru awal Maret 2024 lalu.

“Kita masih memanfaatkan pipa kepunyaan dari Banjarbakula. IPA milik PTAM Intan Banjar tidak banyak dapat menyuplai air, hanya 140 liter per detik. Sementara dari BPAM Banjarbakula suplai air 340 liter per detik. Jadi totalnya 480 liter per detik,” beber Yani.

Dia menyebut, selama 10 tahun terakhir, PTAM Intan Banjar (Perseroda) masih belum menambah kapasitas IPA, karena pihaknya sudah ada sistem penyedia air minum (SPAM) regional. “Jadi kita beli air curah saja,” jelasnya.

Yani berujar, jika suplai air dari BPAM Banjarbakula terganggu, secara otomatis akan berdampak pada pendistribusian air ke PTAM Intan Banjar.

“Jadi kalau ada perbaikan atau penggantian pipa header di Intake Mandi Kapau Karang Intan milik BPAM Banjarbakula karena pipa sudah keropos, maka akan berdampak terhentinya terhadap suplai air bersih ke pelanggan,” beber Yani.

Meski demikian, sambung Yani,  PTAM Intan Banjar mengupayakan pendistribusian air bersih tetap berjalan walau ada pengurangan tekanan akibat adanya penghentian pipa di Intake Mandi Kapau Karang Intan. (Awe/RB)
Bagikan Berita:

Check Also

Listrik Padam Bergilir, PTAM Intan Banjar Andalkan Genset

BANJARBARU, DETAK KALIMANTAN – Adanya pemadaman aliran listrik secara bergiliran dalam sepekan terakhir, PTAM Intan …