BANJARMASIN, DETAK KALIMANTAN – Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Saut Nathan Samosir terjun langsung ke masyarakat menyerap aspirasi. Kegiatan ini amat sering dia lakukan sebagai wakil rakyat. Politisi dari PDIP ini tidak mau hanya duduk manis di belakang meja dalam ruangan berpendingin udara. Baginya, mendatangi rakyat adalah sebuah kewajiban.
Terbaru, Samosir (panggilan akrabnya) melakukan kunjungan di enam titik yang mencakup tiga kelurahan yakni Basirih, Kuin Selatan dan Kuin Cerucuk, Rabu (13/9).
Di Kelurahan Basirih, Owners Ekspedisi PT Lintas Jawa Group ini meyerap aspirasi warga yang tinggal di Jalan Tanjung Keramat Gang Alkah RT 8 RW 1.
Warga memohon pada Samosir untuk membantu memperjuangkan pembuatan titian baru menuju area pemakaman. Karena kondisi jalan titian yang ada sudah uzur dan selalu terendam air saat musim penghujan dan banjir rob air laut.
“Untuk jalan titian ini sudah saya koordinasikan dengan lurah setempat untuk dibuatkan proposalnya. Kalau bisa secepatnya supaya bisa kita perjuangkan agar dapat dikerjakan pada tahun 2024 mendatang. Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan swya dibawa kedalam rapat, agar bisa ditindaklanjuti sesuai harapan bersama,” kata suami Roida Simanjorang itu kepada wartawan yang selalu diajaknya ikut blusukan agar berita yang disajikan lebih aktual.
Lurah Basirih Fadly Aulia yang ikut mendampingi kunjungan Samosir berterimakasih atas kunjungan yang dilakukan. Dia berjanji siap memfasilitasi warga agar bisa mengajukan perbaikan jalan titian menjulu alkah tersebut.
“Tentu sangat kita sambut baik kunjungan ini, karena akan sangat bermanfaat bagi warga, khususnya dalam menyerap berbagai aspirasi mereka,” katanya.
Di Kelurahan Kuin Cerucuk Samosir melihat secara langsung bagaimana kondisi sungai landas yang sudah puluhan tahun dipenuhi dengan sampah dan tertutup oleh bangunan warga.
Ia berupaya akan menanyakan langsung ke dinas terkait bagaimana pembenahannya. Karena kalau dibiarkan begitu saja saat musim hujan fungsi sungainya tidak maksimal sehingga bisa menyebabkan banjir pada rumah-rumah yang berdekatan dengan sungai landas.
Samosir juga melihat secara langsung jembatan yang melintasi sungai duyung yang bermuara di Gang Pelangi, Kuin Cerucuk. Warga meminta jembatan untuk dilakukan perbaikan karena paku yang menancap di lantai kayu ulin sudah mulai longgar dan aus.
Jika dilewati kendaraan, menimbulkan suara gemuruh dan ini mengganggu ketengan warga yang bermukim dekat jembatan saat beristirahat.
“Kita koordinasikan dengan dinas terkait. Semoga jembatan segera bisa kita perbaiki. Permintaan warga jembatan bisa di cor beton. Kita lihat dulu nanti bagaimana baiknya,” ujar Samosir.
Selanjutnya, Samosir bertandang ke Gang Karya dan SDN Kuin Selatan 4 yang mengeluhkan belum adanya bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terkait peninggian halaman sekolah. Akibatnya saat musim hujan atau banjir rob datang halaman sekolah terendah. Aktivitas siswa pun terhambat, termasuk sering apel Senin pagi tak bisa dilakukan manakala air pasang datang di subuh hari.
“Nah ini kebetulan pas dengan komisi yang saya pimpin, karena itu saya langsung koordinasi dengan dinas terkait. Dari informasi mereka kemungkinan pada anggaran tahun 2024 sudah dilaksanakan peninggian halaman sekolah. Semoga setelah ini bisa kita usulkan juga perbaikan sekolahnya karena kondisinya juga sangat memprihatinkan,” katanya. (Awe)