BANJARMASIN,detakkalimantan.com – Keluh kesah warga yang tinggal di Blok B, RT 30, Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin tentang belum tersentuhnya pembangunan jalan membuncah kepada Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Fraksi PDIP, Saut Nathan Samosir yang berkunjung di wilayah tersebut, Kamis (1/6).
Kepada Samosir, Ketua RT 30 Kelurahan Pelambuan, Wagimin mengungkapkan, warganya bingung dan bertanya – tanya kenapa pembangunan tidak merata. “Hanya blok A dan C saja yang jalannya di aspal, sementara di blok B belum tersentuh. Jalan kami perbaiki dari hasil urunan warga,” ujarnya.
Dia sampaikan, selaku Ketua RT dirinya sudah beberapa kali mengusulkan kepada instansi terkait. Namun sayangnya hingga saat ini usulan tersebut masih sekadar wacana tanpa ada eksekusi yang jelas.
“Untuk itulah kami berharap Pak Samosir bisa membantu warga mengusulkan pengaspalan ini kepada Pemkot Banjarmasin. Karena dengan diaspal, tentu jauh lebih tinggi, mulus untuk dijalani warga dan bisa terbebas dari banjir saat air pasang datang,” harapnya.
Wagimin berujar, bak anak tiri yang tidak mendapatkan perhatian dari orang tua sambung, begitulah gambaran yang kini dirasakan warganya.
“Kami ini seperti anak tiri saja, blok sebelah mulus-mulus, sementara Blok B jalannya hanya cor beton saja. Itu pun cor betonnya swadaya dari masyarakat, bukan dari bantuan Pemkot Banjarmasin,” keluhnya.
Merespon keluhan tersebut, Saut Nathan Samosir berjanji akan segera memperjuangkan pengaspalan di Blok B RT 30 Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, kepada instansi terkait.
“Kita akan usahakan di anggaran perubahan, sebab kalau menggunakan anggaran murni melalui pokok pikiran saya kelamaan, bisa sampai tahun 2024 baru bisa dilaksanakan,” beber Owners Perusahaan Ekspedisi PT Lintas Jawa Group itu.
Samosir menegaskan, pemerataan pembangunan jalan harusnya bisa dilakukan Pemkot Banjarmasin, karena memang merupakan hak semua warga yang tinggal di kota berjuluk ‘Baiman’ itu.
“Apalagi sebelahnya sudah mulus semua, tinggal ini saja yang belum. Jadi, tentu harusnya juga dibantu pengaspalannya, minimal anggarannya bisa diprioritaskan di tahun depan dan disampaikan kepada masyarakat,” cetusnya. (Awe)