BANJARBARU, DETAK KALIMANTAN – PTAM Intan Banjar menyiapkan langkah peremajaan infrastruktur dengan mengganti pipa-pipa lama yang telah berusia sekitar 20 tahun.
Kebijakan ini dilakukan untuk menekan tingkat kebocoran air sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi layanan kepada masyarakat.
Direktur Utama PTAM Intan Banjar, Syaiful Anwar, mengatakan penggantian pipa tua menjadi salah satu fokus perusahaan ke depan, seiring dengan kondisi kinerja perusahaan yang terus menunjukkan tren positif.
“Pipa-pipa yang sudah lama akan kita ganti kembali sesuai kemampuan perusahaan. Ini sebagai upaya menurunkan tingkat kebocoran,” ujar Syaiful usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Banjarbaru, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, secara umum kondisi perusahaan saat ini berada dalam keadaan sehat dan baik, dengan capaian kinerja yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kondisi tersebut menjadi modal bagi perusahaan untuk melakukan pembenahan infrastruktur secara bertahap.
Selain penggantian pipa lama, PTAM Intan Banjar juga menyiapkan pengembangan layanan melalui perluasan jaringan perpipaan di wilayah barat, khususnya enam kecamatan di kawasan Gambut.
Langkah ini ditujukan untuk memperluas cakupan pelayanan air minum layak bagi masyarakat.
“Kita akan terus meningkatkan pelayanan, termasuk pengembangan perpipaan di wilayah barat,” jelasnya.
Rencana penguatan infrastruktur tersebut sejalan dengan penilaian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, yang menempatkan PTAM Intan Banjar sebagai BUMD strategis dalam penyediaan layanan dasar air bersih.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor, menegaskan peran perusahaan daerah sangat penting dalam mendukung kualitas pelayanan publik.
Ariadi menyebutkan, air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus indikator kualitas hidup.
Karena itu, upaya peningkatan kinerja dan peremajaan infrastruktur BUMD air minum dinilai krusial untuk mendukung pembangunan daerah.
Pemprov Kalsel, tambah Ariadi, juga mendorong agar penguatan infrastruktur tersebut, tentunya dengan dibarengi dengan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Sehingga keberlanjutan layanan air bersih dapat terus terjaga,” ujarnya
Menurutnya, penggantian pipa tua dan perluasan jaringan layanan dari PTAM Intan Banjar ini, dapat memperbaiki kualitas distribusi air bersih ke pelanggan.
“Yang jelas bisa menekan kebocoran, serta memperluas akses layanan air minum bagi masyarakat kita di wilayah Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar,” jelasnya. (Awe/Ril)
Detak Kalimantan Portal Berita Akurat dan Terpercaya