BANJARBARU, DETAK KALIMANTAN – Puluhan ribu pelanggan PTAM Intan Banjar (Perseroda) yang terdampak dari bocornya pipa berukuran 1.200 mm milik BPAM Banjar Bakula di kawasan Desa Sungai Landas, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar masih harus bersabar menunggu proses perbaikan pipa tersebut. Saat ini, proses perbaikan terus dilakukan dan diperkirakan aliran air akan kembali normal pada hari Rabu, 24 April 2024.
Dia sampaikan, untuk alternatif, tim teknis rekanan BWS Kalimantan III dan BPAM Banjarbakula telah melakukan pemesanan pembuatan aksesoris alternatif pada tiga vendor pabrikasi berbeda.
“Informasi yang kami terima, tim menghadapi keterlambatan dalam hal waktu produksi dari vendor vendor yang terkendala libur lebaran,” jelasnya.
Meskipun terkendala, berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi dampak kebocoran pipa di Sungai Landas.
“PTAM Intan Banjar berupaya menjalankan operasional air bersih dengan suplai air baku yang ada dan tersedia untuk didistribusikan kepada seluruh pelanggan yaitu dengan total 260 liter per detik,” bebernya.
Kapastitas tersebut diakui Syaiful memang belum mampu untuk memenuhi kondisi normal pelayanan sebelumnya, yaitu di 490 liter per detik.
“Pada hari ini kami akan mencoba menambah lagi suplai air kepada pelanggan bekerja sama dengan BPAM Banjarbakula sebanyak 100 liter per detik melalui air baku aliran irigasi. Sehingga total kapasitas produksi kita saat ini sekitar 360 liter per detik,” jelasnya.
Atas kejadian yang sama sekali diluar dugaan ini, jajaran direksi perusahaan plat merah itu mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan yang terdampak. “Sekali lagi kami mohon maaf, dan kami sangat memahami bahwa air adalah kebutuhan dasar masyarakat. InsyaAllah dalam waktu satu minggu ini, kondisi akan kembali normal,” ujarnya masygul. (Awe/Rilhum)
Detak Kalimantan Portal Berita Akurat dan Terpercaya