Fadjar Majardi Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, dan Wahyu Pratomo Kepala Kpw BI Kalsel, saat memaparkan materi.(ltf)

Sinergi Memperkuat Komunikasi Kebijakan Bank Indonesia, BI KPw Kalsel Gelar Capacity Building Jurnalis Tahun 2024

BALI, DETAK KALIMANTAN – Bertemakan ”Sinergi Memperkuat Komunikasi Kebijakan Bank Indonesia” sebanyak 30 Jurnalis dari berbagai media seperti Elektronik, Cetak hingga Online hadir mengikuti kegiatan Capacity Building Jurnalis Ekonomi Kalimantan Selatan tahun 2024 yang digelar Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Selatan (KPw Kalsel), pada tanggal 6-7 Februari 2024.

Tujuan kegiatan ini dalam rangka memberikan pengembangan kompetensi tentang komunikasi kebijakan Bank Indonesia dan edukasi penulisan berita ekonomi kepada jurnalis. Kegiatan dibuka langsung Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Wahyu Pratomo via Zoom, di Hotel Golden Tulip Jineng Resort Bali, Selasa 6 Februari 2024.

Dalam sambutannya Wahyu Pratomo mengatakan, ada tiga pesan utama yang mereka tekankan, pertama Bank Indonesia menempatkan komunikasi sebagai bagian dari bauran kebijakan, yang bertujuan meningkatkan efektivitas kebijakan Bank Sentral. Sebagaimana di ketahui, Undang-undang (UU) No.4/2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, atau yang dikenal dengan sebutan P2SK, memberi amanat kepada Bank Indonesia untuk mencapai tujuan mulia, yaitu mencapai stabilitas nilai Rupiah.

Memelihara Stabilitas Sistem Pembayaran dan turut menjaga Stabilitas Sistem Keuangan yang ketiganya dimaksudkan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Peserta Capacity Building Jurnalis Ekonomi Kalimantan Selatan tahun 2024 bersama Kepala BI Kalsel Wahyu Pratomo dan Fadjar Majardi Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia.(ist)

 

“Dalam mencapai ketiga tujuan tersebut, Bank Indonesia senantiasa menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan independensi. Salah satu bagian dari prinsip transparansi itu adalah pengelolaan komunikasi,” ujar Wahyu.

Bank Indonesia meyakini efektivitas kebijakan akan tercapai manakala didukung dengan strategi komunikasi yang jelas, terstruktur, dan terarah.

Salah satu bentuk komunikasi yang umum dilakukan Bank Indonesia, misalnya, pengumuman hasil Keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG). Dalam konteks itu, Bank Indonesia selalu menyertai hasil keputusan RDG dengan pertimbangan dan asesmen yang melatarbelakanginya.

Hal itu dilakukan semata-mata agar masyarakat mengetahui dengan jelas arah kebijakan Bank Indonesia sehingga ekspektasi publik dapat bergerak ke arah yang menjadi tujuan dari bauran kebijakan Bank Indonesia. Di sana ada peran serta media yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memberikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat luas.

Dalam konteks itulah, hari ini Bank Indonesia memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para awak media, khususnya di Kalsel, yang telah membantu mengomunikasikan kebijakan Bank Indonesia, sehingga masyarakat luas dapat mengetahui informasi dan substansi komunikasi kebijakan Bank Indonesia tersebut, ucap Wahyu.

Peresmian Perhimpunan Jurnalis Ekonomi Banua yang di lakukan langsung Kepala BI Kalsel Wahyu Pratomo kepada Ketua Muhammmad Risanta dan Helman (Arie) sebagai Wakil Ketua.(ltf)

 

Adapun menurut Wahyu, agenda selama dua hari dengan berbagai muatan substantif yang ia yakini akan menambah wawasan bagi para jurnalis tentang Bank Indonesia mulai dari Komunikasi Kebijakan Bank Indonesia oleh Departemen Komunikasi Kantor Pusat Bank Indonesia, QRIS Tuntas, Promosi Greenovation, hingga narasumber dari media nasional untuk meningkatkan keahlian teman-teman jurnalis dalam menulis berita ekonomi. Wahyu berharap kegiatan BBM ini dapat menjadi sumber informasi tambahan bagi rekan-rekan jurnalis tentang berbagi isu ekonomi terkini.(ltf)

Bagikan Berita:

Check Also

Hilang Berhari – hari, Jemaah Haji Lansia Ditemukan Meninggal Dunia

JAKARTA, DETAK KALIMANTAN – Seorang jemaah haji asal Jakarta bernama Muhammad Firdaus (72) yang sebelumnya …