BANJARMASIN, DETAK KALIMANTAN – Sudah bertahan – tahun, warga yang tinggal di Gang Ampera 5 dan Ampera 3, RT 46 RW 3, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin terus bersabar dengan kondisi jalan lingkungan tempat tinggal mereka yang pecah, berlubang, tergenang air saat musim hujan dan air laut pasang besar alias rob.
Sementara, di gang tetangga, jalan lingkungan sudah beraspal mulus. Kondisi jalan yang kondisinya bagaikan kacang peye itu, sudah disampaikan ke Dinas PUPR Kota Banjarmasin untuk segera dilakukan perbaikan.
“Terakhir kami buat proposal dan serahkan ke Dinas PUPR Kota Banjarmasin awal Januari 2023. Namun tidak ditanggapi, kami kecewa. Alasan mereka anggaran belum turun, itu alasan klasik,” ungkap salahsatu warga Ampera 3, Rahmat Hidayat kepada wartawan, saat berbaur bersama Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Fraksi PDIP, Saut Nathan Samosir yang melakukan kunjungan di Gang tersebut, Jumat (24/11/2023).
Rahmat mengatakan, perbaikan jalan sangat mendesak karena saat musim hujan, ketinggian air sampai 30 sentimeter. “Apalagi saat rob air laut, air sampai masuk kedalam rumah,” ujarnya memelas.
Hal senada juga disampaikan Ketua RW 3 Kelurahan Basirih, Mistardi. Pria paruh baya ini berharap, dengan dikunjungi Samosir, realisasi perbaikan jalan bisa dipercepat. “Kami mendoakan semoga pak Samosir terpilih kembali, sehingga jalan bisa segera diaspal. Hanya dua gang saja lagi yang belum diaspal,” terangnya.
Mendapatkan curhatan warga, Samosir tentu prihatin. Owner Ekspedisi PT Lintas Jawa Group itu pun berjanji akan segera menanyakan dengan dinas terkait yakni Dinas PUPR dan Dinas Perkim Kota Banjarmasin.
“Ada dua gang tertinggal dari pengaspalan jalan. Padahal akses antar kecamatan. Kondisi sudah memprihatinkan, pecah – pecah. Naik motor bisa terjatuh. Harapan kita, Dinas PUPR bisa menindaklanjuti dengan segera mengaspal jalan. Kasian warga, bertahun – tahun mengajukan proposal, tapi belum ada perhatian,” kata Samosir sedikit ketus.
Samosir pun heran, kenapa usulan warga dicuekin begitu saja. Padahal proposal usulan perbaikan sudah dilayangkan bertahun – tahun. “Tapi usulan itu mengendap begitu saja dan lewat,” ujarnya masygul.
Secara terpisah, Caleg No urut 2 dari PDIP Dapil Banjarmasin Barat, Erlinawati Sipayung yang juga ikut melihat kondisi jalan mengatakan, jalan sangat dibutuhkan bagi siapapun. Dia juga prihatin melihat kondisi jalan yang seakan dianaktirikan dalam perbaikan, karena gang tetangga sudah pada mulus. “Segera diperbaiki seperti jalan di sebelah, jangan ketinggalan. Kalau saya terpilih sebagai wakil rakyat, tentu akan melanjutkan harapan warga. Kometmen saya, akan tinjau kembali daerah ini,” ujarnya.
Sedangkan Caleg No urut 5 dari partai dan dapil yang sama, Yulita Yesi Susanty menilai, ada ketidakmarataan pengaspalan jalan di Kelurahan Basirih. Dia pun meminta Dinas PUPR dan dinas terkait meninjau dan mencek kenapa bisa tertinggal. “Kami mohon pemerataan itu bisa dilaksanakan,” tegasnya. (Awe)
Detak Kalimantan Portal Berita Akurat dan Terpercaya