Samosir Inginkan Sungai Landas Kembali “Landas”

BANJARMASIN, DETAK KALIMANTAN – Semenjak Dinas Sungai “dibabat” oleh Pemkot Banjarmasin, perhatian terhadap urat kehidupan masyarakat kota berjuluk “Baiman” itu makin melemah. Sungai nyaris terlupakan dan tak terawat. Padahal saat musim banjir, sungai adalah pahlawan, berjasa sebagai penampung air hujan. Saatnya Dinas Sungai dikembalikan lagi.

Salahsatu sungai yang bernasib nelangsa adalah Sungai Landas di kawasan Kuin Cerucuk yang berkoneksi dengan Belitung.

“Dulu sungai ini lebarnya 5 meter. Bisa dilalui perahu berjualan kayu. Kini sungai makin menyempit dan dangkal. Ditambah lagi dengan berdirinya bangunan rumah warga diatasnya, sungai pun nyaris tertutup,” beber Ketua RT 33, Kelurahan, Kuin Cerucuk, SA Lingga.

Dibeberkannya, panjang sungai yang nyaris wassalam itu kurang lebih 2 kilometer. Air melober ke perumahan manakala musim banjir dan rob air laut. Kalau musim kemarau, bau pesing berbaur tinja akrab di penciuman warga. “Sampah juga menumpuk. Kami meminta Pemko untuk segera melakukan normalisasi sungai,” pintanya.

Lingga berkata, mestinya Pemko Banjarmasin tanggap dengan kondisi sungai Landas saat ini, karena yang punya wilayah.

“Warga kami sangat mendukung normalisasi sungai. Ada 11 RT yang dilewati Sungai Landas ini. Sebagai RT kami susah juga menegur, karena warga kita juga. Mestinya Pemkot Banjarmasin yang aktif dan peka melihat kondisi ini,” cetusnya.

Harapan Lingga dan 10 Ketua RT lainnya pun bersambut. Wakil rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Saut Nathan Samosir berkenan datang menjenguk kondisi Sungai Landas, Rabu (13/9) siang.

Tak perduli cuaca terik di musim kemarau, Samosir ingin benar – benar tahu kondisi Sungai Landas. Dengan sigap dan cekatan, dia menapaki tubir sungai ditemani beberapa orang stafnya. Dia juga berdialog dengan Ketua RT dan beberapa warga.

“Setalah kita melihat langsung kondisi sungai Landas, maka langsung kita tanyakan kepada dinas terkait bagaimana pembenahannya,” ujarnya kepada wartawan yang diajak ikut blusukan.

Samosir prihatin, kalau tidak dilakukan normalisasi, maka saat musim hujan, rumah warga kebanjiran karena fungsi sungai sudah tidak maksimal. “Kita ingin sungai Landas normal kembali seperti semula. Air mengalir tak tersumbat oleh bangunan dan tumpukan sampah,” harap Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin itu.

Melihat kondisi sungai yang mulai kurang diperhatikan oleh Pemko Banjarmasin, Samosir berkeinginan Dinas Sungai kembali dibentuk. “Semenjak Dinas Sungai tidak ada lagi dan hanya ditangani kabid, makin banyak bangunan yang berdiri di bentaran sungai. Kalau kabid tidak sanggup mengawasi,  kembalikan lagi satu dinas khusus menengahi sungai yaitu Dinas Sungai,” tegasnya. (Awe)
Bagikan Berita:

Check Also

Hilang Berhari – hari, Jemaah Haji Lansia Ditemukan Meninggal Dunia

JAKARTA, DETAK KALIMANTAN – Seorang jemaah haji asal Jakarta bernama Muhammad Firdaus (72) yang sebelumnya …