Sumber Borneonews.co.id di Desa Haringen yang dilansir detakkalimantan.com mengatakan, banjir mulai melanda desa tersebut sekitar pukul 04.00 WIB.
Akibatnya, sebanyak 26 rumah terdampak banjir dan pada umumnya warga belum bisa memasak karena perabotan rumah tangga diamankan di tempat yang lebih tinggi. Meski demikian belum ada warga yang diungsikan.
Kepala Pelaksana BPBD Damkar Barito Timur Ahmad Gazali saat dihubungi melalui pesan WhatsApp mengatakan, Tim Reaksi Cepat atau TRC BPBD Damkar sudah berada di lokasi banjir untuk memantau dan membantu warga yang terdampak.
“Bedasarkan hasil pemantauan TRC dilokasi, kondisi masih aman, namun jika sewaktu-waktu kondisi menghawatirkan terjadi kami siap untuk melakukan evakuasi, anggota TRC masih standby di lokasi,” ujarnya.
Sementara itu Relawan Matabu Jaya dan Sulung Tamiang Layang atau Sultan Rescue bersiap untuk turun ke lokasi dan membantu evakuasi jika dibutuhkan.
“Kami sedang persiapan dengan Sulung Rescue untuk ke lokasi banjir,” ujar Kooordinator Kebencanaan Relawan Matabu Jaya Achmad Khomaru.
Hingga berita ini diturunkan Kades Haringen, Yasen, belum bisa dimintai keterangan, pesan WhatsApp yang dikirim Borneonews.co.id belum dibaca.(Ltf/BN)
Detak Kalimantan Portal Berita Akurat dan Terpercaya