KOTABARU, DETAK KALIMANTAN – Ada pemandangan beda di halaman Kantor Bupati Kotabaru, Sebelimbingan, Kamis (17/09/2026) pagi. Sejumlah booth layanan pajak berjejer, warga silih berganti mengurus pembayaran. Itulah Gebyar Panutan Pajak 2026 yang resmi diluncurkan Pemkab Kotabaru.
Kegiatan ini diinisiasi Bapenda Kotabaru dengan menggandeng Samsat, BRI dan Bank Kalsel. Tujuannya satu, mendekatkan layanan pajak ke masyarakat. Tak perlu jauh-jauh, bayar pajak kendaraan dan PBB-P2 bisa langsung di lokasi apel.
Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos hadir langsung dan menyapa warga satu per satu. Bagi Bupati, pajak bukan sekadar setor kewajiban, tapi bentuk gotong royong membangun daerah.
Menurutnya, setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali ke warga dalam wujud jalan mulus, jembatan kokoh, sekolah layak, hingga puskesmas yang siap melayani.
“Jangan tunda bayar pajak. Apa yang Pian bayarkan hari ini, itu yang Pian rasakan besok lewat pembangunan,” pesan Bupati dengan logat Banjar yang akrab.
Tak hanya soal pajak, Bupati juga mengingatkan pentingnya keselamatan di jalan. Ia meminta warga melengkapi SIM dan STNK, serta memakai helm standar setiap berkendara.
Pesan serupa disampaikan Sekda Kotabaru H. Eka Saprudin, AP., M.AP. Ia berharap dua ketertiban ini bisa berjalan beriringan menjadi kebiasaan baru warga Kotabaru.
“Kalau pajaknya tertib, berkendaranya juga selamat, pembangunan akan maksimal dan kecelakaan bisa kita tekan,” ujarnya.
Lewat Gebyar Panutan Pajak ini, Pemkab ingin membangun kesadaran bahwa pajak lancar, pembangunan pun lancar, demi Kotabaru yang makin Hebat.(Mul/Dah)
Detak Kalimantan Portal Berita Akurat dan Terpercaya