BALANGAN, DETAK KALIMANTAN – Mahasiswa KKN UIN Antasari Banjarmasin mengadakan kegiatan study tour ke Benteng Tundakan yang terletak di desa Tundakan, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan belum lama tadi.
Kegiatan ini dilakukan di sela kesibukan mereka dalam melaksanakan KKN di dua desa di wilayah perbukitan itu yakni desa Bayur dan desa Piyait. Turut serta dalam kegiatan, Kepala Desa Tundakan beserta aparat desa, dan beberapa pegawai kecamatan Awayan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan, melestarikan situs bersejarah, dan mempromosikan Benteng Tundakan kepada masyarakat terutama kepada para generasi melenial.
“Dengan diadakannya program kerja study tour ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan sejarah dan kesadaran untuk melestarikan budaya lokal,” ujar A’malina Nur salahsatu peserta KKN.
Juru pelihara Benteng Tundakan yang juga didaulat sebagai pemateri, H. Sam’ani mengatakan, di Benteng Tundakan terdapat makam pahlawan Kesultanan Banjar, Tumenggung Jalil yang gugur saat melawan penjajah dalam mempertahankan kemerdekaan. “Jadi, Benteng Tundakan adalah tempat persembunyian para pahlawan dari serangan penjajah, dinamakan Benteng karena memiliki batuan besar yang seakan membentuk sebuah benteng,” ujarnya.
Kepala Desa Tundakan, Sapi’i mengharapkan, dengan adanya Program Kerja Study Tour ke Benteng Tundakan, dapat mempromosikan Benteng Tundakan lebih luas lagi.
“Karena disini ada makam pejuang yang harus kita kenang,” ucapnya.
Dalam kegiatan ini,
peserta diajak berkeliling Benteng Tundakan sambil mendengarkan penjelasan mengenai sejarah dan peran benteng dimasa lalu. Mereka juga berinteraksi melalui diskusi tanya jawab kepada Juru Pelihara Benteng Tundakan sambil mengamati keunikan arsitektur yang masih terjaga seperti goa, batu-batu besar, dan pohon-pohon. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama untuk dokumentasi, serta ajakan untuk menjaga kelestarian cagar budaya ini. (Awe)
Detak Kalimantan Portal Berita Akurat dan Terpercaya