BANJARMASIN, DETAK KALIMANTAN – Untuk menjamin kebutuhan uang kartal di daerah yang sulit dijangkau di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan seperti Tanah Bumbu dan Tabalong, Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalsel terus menyediakan uang rupiah di daerah tersebut melalui kas titipan.
Wahyu menjelaskan, perpanjangan perjanjian kerja sama kas titipan dengan Bank Kalsel dilakukan secara cermat. BI Kalsel melakukan pemantauan secara menyeluruh. Dari hasil pemantauan tersebut, kehadiran kas titipan Batulicin mampu memenuhi kebutuhan stok uang layak edar, menampung uang kartal yang dimiliki, serta meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar untuk kebutuhan transportasi.
“Selain itu, secara mayoritas bank peserta kas titipan sangat puas dengan ketersediaan jumlah uang dan jenis pecahan yang dibutuhkan, kondisi uang yang diterima, dan kapasitas khazanah untuk menampung kelebihan uang yang dimiliki,” ungkap Wahyu.
BI Kalsel, terang Wahyu, akan selalu memberikan pelayanan terbaik untuk penyediaan uang kartal bagi masyarakat. Hal itu tidak akan tercapai tanpa kolaborasi yang baik dengan Bank Kalsel selaku bank pengelola kas titipan.
“Pada kesempatan ini, kami bersyukur dan mengapresiasi atas kepercayaan yang diberikan BI Kalsel kepada Bank Kalsel. Semoga momentum perpanjangan kerja sama kas titipan ini dapat meningkatkan kualitas layanan Bank Kalsel Cabang Batulicin kepada bank peserta dan masyarakat,” kata Fachrudin.
Fachrudin menyebut, selain di Batulicin, Bank Kalsel juga dipercaya sebagai bank pengelola kas titipan di Tanjung, Kabupaten Tabalong dengan jumlah plafon yang sama. “Bank Kalsel Cabang Tanjung juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Banua,” katanya. (Ltf/ril)
Detak Kalimantan Portal Berita Akurat dan Terpercaya