BANJARBARU, DETAK KALIMANTAN – Bencana banjir yang merendam sebagian wilayah di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru membuat PTAM Intan Banjar (Perseroda) makin siaga. Ini dilakukan untuk menjamin pasokan air tetap jalan ke pelanggan dan aman digunakan. Salah satu upaya penting yang dilakukan adalah, mencek kualitas air ke labolatorium jam per jam.
Humas PTAM Intan Banjar Mahyuni mengatakan, di musim penghujan dan kondisi banjir saat ini sering ada keluhan mengenai tekanan air yang mengecil atau air sedikit keruh di beberapa titik ujung pipa.
“Pemantauan pompa ontake jika air sungai meluap melebihi batas aman mesin, operasional pompa biasanya akan dihentikan sementara untuk mencegah mesin terbakar atau korsleting listrik,” katanya kepada wartawan akhir pekan lalu.
Dia katakan, jika ditemukan ada masalah teknis di lapangan, petugas PTAM Intan Banjar langsung bergerak cepat melakukan perbaikan.
“Kami memastikan kualitas air tetap aman walaupun air di luar sana banjir dan kotor, air yang sampai ke rumah pelanggan harus tetap sesuai standar Permenkes,” ujarnya.
Lantas apa langkah yang dilakukan perusahaan plat merah itu untuk memastikan pasokan air bersih tetap aman yakni dengan melakukan peningkatan dosis koagulan, menambah takaran bahan penjernih air karena tingkat kekeruhan (NTU) air sungai naik drastis saat banjir.
“Kami lakukan pengetesan sampel air di laboratorium jam per jam untuk memastikan sisa klorin dan kadar pH tetap stabil. Melakukan pembuangan air di titik-titik tertentu untuk membuang endapan lumpur yang mungkin masuk saat ada perbaikan pipa bocor di tengah banjir,” bebernya.
Mahyuni meminta masyarakat segera melapor ke pihaknya jika melihat ada pipa bocor atau air mati total lewat call center atau media sosial resmi PTAM Intan Banjar agar bisa segera ditangani. (Awe/Ril)
Detak Kalimantan Portal Berita Akurat dan Terpercaya