Foto bersama pihak ITP Tarjun dengan petugas Puskesmas.(Mul)

Peduli Kanker, Indocement tarjun gelar pemeriksaan IVA gratis bagi warga desa binaan Kecamatan Kelumpang Hulu

KOTABARU, DETAK KALIMANTAN – Di rangkaian HUT ITP ke-50 PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Kompleks Pabrik Tarjun melalui salah satu program CSR pada pilar kesehatan memberikan pemeriksaan IVA Test
Gratis bagi warga Desa Binaan se-Kecamatan Kelumpang Hilir yang dilaksanakan di Guest House
PT. ITP, Selasa (29/04/2025) pagi.

Pemeriksaan Iva adalah metode sederhana dan cepat untuk mendeteksi lesi prakanker pada serviks yang mana kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang paling umum dikalangan wanita di seluruh dunia.

Deteksi dini adalah kunci untuk penanganan yang efektif dan peningkatan peluang kesembuhan.
Salah satu metode deteksi dini yang mudah dan efektif adalah pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA).

Dalam Kesempatan ini, Agus Fahri Rasad GMO Tarjun melalui Eva Ariani selaku SHECSR
Dept. Head menyampaikan, ini merupakan tindak lanjut dari peringatan women days pada maret lalu.

“Diadakan seminar deteksi dini untuk kanker serviks, upaya ini dilakukan indocement bekerjasama
dengan pihak PKM Serongga dan Tim Medis Klinik ITP Tarjun diikuti sebanyak 55 sasaran wanita
usia subur,” ujar Eva.

Eva juga menegaskan bahwa “pentingnya pemeriksaan IVA bagi perempuan yang telah aktif secara seksual. Dengan skrining ini bisa mendeteksi perubahan pada serviks sebelum berkembang menjadi kanker sehingga masih memungkinkan untuk mendapatkan peluang sembuh 100%,” tutupnya.

Senada dengan itu Kepala Puskesmas Serongga dr. Noventus L. Tobing, MM juga mengatakan, sangat luar biasa peran Indocement dalam mendukung deteksi dini pencegahan kanker serviks melalui pemeriksaan IVA yang di gelar oleh Indocement dalam rangka Ulang Tahun Ke-50.

“Harapan kami semoga terus bisa
membantu pihak Puskesmas untuk melaksanakan kegiatan serupa di waktu yang akan datang. Terima kasih untuk Indocement hari ini telah terdeteksi sebanyak 55 sasaran wanita usia subur di
wilayah desa binaan,” tandasnya.

Untuk sekedar informasi bahwa Indocement merupakan salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang memproduksi Semen Tiga Roda, Semen Rajawali, Mortar Tiga Roda, dan Semen Grobogan. Saat ini Indocement dan entitas anaknya bergerak dalam beberapa bidang usaha yang meliputi pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti) dan beton siap pakai, serta tambang agregat dan trass, dengan jumlah
karyawan sekitar 4.400 orang.

Indocement mengoperasikan 14 pabrik milik sendiri serta dua pabrik
dan satu grinding mill dengan sistem sewa dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 33,5 juta ton semen. Sepuluh pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup Bogor, Jawa Barat, dua pabrik di
Kompleks Pabrik Cirebon Jawa Barat, dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun Kotabaru,
Kalimantan Selatan, satu pabrik di Grobogan Jawa Tengah dua pabrik di Maros, Sulawesi Selatan,
dan satu grinding mill di Banyuwangi Jawa Timur.

Pada 2022, Indocement telah mengoperasikan Pabrik Maros setelah menandatangani perjanjian sewa pakai aset dengan PT. Semen Bosowa Maros dan PT. Bosowa Corporindo. Heidelberg Materials AG telah menjadi pemegang saham
mayoritas Indocement sejak 2001.(Mul)

Bagikan Berita:

Check Also

Purbaya Dikabarkan Ambruk dan Masuk Rumah Sakit

JAKARTA, DETAK KALIMANTAN – Kementerian Keuangan buka suara terkait perbincangan di media sosial yang menyatakan …