Kemudian berdasarkan Kementerian PUPR, kinerja PTAM Intan Banjar mendapatkan kategori sehat dengan nilai 3,51 pada tahun 2023 tadi.
PTAM Intan Banjar saat ini melayani dua wilayah, yaitu Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. Untuk wilayah Kota Banjarbaru meliputi Banjarbaru Utara, Banjarbaru Selatan, Cempaka, Landasan Ulin, dan Liang Anggang.
Sementara, wilayah Kabupaten Banjar meliputi Martapura Kota, Martapura Timur, Martapura Barat, Astambul, Mataraman, Simpang Empat, Pengaron, Sungai Pinang, Sambung Makmur, Karang Intan, Gambut, Sungai Tabuk, Kertak Hanyar, Aluh Aluh, Tatah Makmur, dan Beruntung Baru.
Humas PTAM Intan Banjar (Perseroda), Mahyuni mengatakan, luasnya cakupan pelayanan ini didukung berbagai sumber seperti air baku dari Sungai Martapura, Bendungan Riam Kanan, dan Sungai Riam Kiwa.
Kemudian diproduksi di sejumlah instalasi PTAM Intan Banjar dan juga kerja sama dengan pihak swasta, PT Drupadi Tirta Intan serta Pemerintah Daerah, SPAM Regional BPAM Banjarbakula.
“Hal ini dapat ditunjukan pada peningkatan capaian Sambungan Langganan setiap tahunnya. Hingga akhir tahun 2023 tadi, PTAM Intan Banjar memiliki 109.573 pelanggan di Kota Banjarbaru maupun Kabupaten Banjar,” beber Mahyuni.
Dia sampaikan, peningkatan kinerja pelayanan inipun berbanding lurus dengan jumlah asset yang dimiliki PTAM Intan Banjar.
“Hingga akhir tahun 2023 tadi, tercatat, asset yang dimiliki PTAM Intan Banjar senilai Rp572 miliar. Naik signifikan dibanding tahun 2022 tadi dengan nilai asset Rp511 miliar,” bebernya.
Mahyuni mengatakan, pada tahun 2024 ini, PTAM Intan Banjar akan terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, terutama wilayah-wilayah yang belum mendapatkan aliran air 24 jam secara terus menerus, kekurangan debit pemakaian minimal, dan tekanan aliran.
“Dengan komitmen yang kuat, kami optimis untuk bisa memenuhi kebutuhan air bersih warga, baik di Kota Banjarbaru, maupun Kabupaten Banjar,” katanya. (Awe/RB)