BANJARBARU, DETAK KALIMANTAN – Adanya desas – desus diluaran yang menyatakan penerimaan karyawan di PTAM Intan Banjar (Perseroda) tidak transparan, ditanggapi Kabag Sumber Daya Manusia (SDM) PTAM Intan Banjar, Ermina Zainah.
Dia mengatakan, PTAM Intan Banjar, terakhir melakukan rekrutmen pegawai pada tahun 2013 silam, dan setelah itu tidak ada lagi sampai saat ini.
“Saat ini jumlah pegawai 91 orang termasuk 3 direksi. Pada tahun 2013, PTAM Intan Banjar sempat mempunyai pegawai sebanyak 137 orang,” bebernya kepada wartawan di Banjarbaru, akhir pekan tadi.
Ermina menyebut, memang ada penambahan pegawai, namun perekrutannya outsourcing melalui pihak ketiga yakni Koperasi Tirta Lestari.
“Penambahan karyawan melalui outsourcing itu, karena jumlah pelanggan terus meningkat, sehingga harus ada penambahan karyawan untuk di lapangan dan di bagian pelayanan,” jelasnya.
Ermina menambahkan, ketika PTAM Intan Banjar merasa perlu penambahan personel, maka akan meminta kepada Koperasi Tirta Lestari selaku pihak ketiga untuk menyiapkan karyawan yang diperlukan.
Isu nepotisme dalam rekrutmen pegawai PTAM Intan Banjar dibantah keras oleh Ketua Koperasi Tirta Lestari, Muhammad Azwar.
Dalam penerimaan karyawan, jelas Azwar, Koperasi Tirta Lestari selalu melakukan seleksi secara profesional dan transparan. Pihaknya menerima dan memproses tiap ada lamaran yang masuk. Dari sana awal tahapan seleksi dimulai. Jika memenuhi kompetensi yang dibutuhkan, maka dia lah yang dipanggil.
“Siapa yang memenuhi syarat dan sedang dibutuhkan perusahaan, itu lah yang kami panggil,” tegasnya. (Awe/AH)
Detak Kalimantan Portal Berita Akurat dan Terpercaya