Mengakomodasi Keluhan Pelanggan di Kertak Hanyar, PTAM Intan Banjar Bangun Booster Pump di Belayung Baru

BANJARBARU, DETAK KALIMANTAN – Didampingi Direktur Utama PT Air Minum Intan Banjar, Syaiful Anwar, Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengunjungi lokasi pembangunan Booster Pump PTAM Intan Banjar di Desa Belayung Baru, Kecamatan Kertak Hanyar, Rabu (16/8/2023) siang. 

Bupati Banjar, H Saidi Mansyur mengatakan pembangunan Booster Pump oleh PTAM Intan Banjar tersebut tidak mendapatkan kendala dan bisa cepat selesai sehingga bisa mengakomodasi keluhan pelanggan di wilayah Kertak Hanyar.

“Kami menginginkan pembangunan cepat selesai, tidak ada kendala,” ucapnya, dikutip dari laman Pemerintah Kabupaten Banjar, Kamis (17/8/2023).

Saidi Mansyur tak lupa menyampaikan terima kasihnya atas kritikan dan masukan selama ini yang ditujukan kepadanya yang bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi ke depan.
Ia juga meminta kepada aparat desa untuk mengawal pembangunannya dengan sebaik-baiknya.

Pembangunan Booster Pump tersebut, menurut Dirut PTAM Intan Banjar, Syaiful Anwar akan dilaksanakan secepatnya dengan anggaran dana operasional PTAM Intan Banjar senilai Rp1,4 hingga Rp1,5 miliar.

Ia memastikan Booster Pump tersebut bisa memperlancar distribusi air kepada 2.000 pelanggan di Kecamatan Kertak Hanyar. Pengerjaan pembangunan akan dilaksanakan selama 45 hari.

“Lanjut pemasangan listrik dan rumah pompa, jalan dalam minggu ini sudah siap, dipercepat lah, supaya masyarakat kita bisa menikmati air bersih,” tuturnya.

Sementara Kepala Desa Belayung Baru, H Alfian Noor mengapresiasi kunjungan Bupati Banjar beserta Dirut PTAM Intan Banjar tersebut yang akan memasang booster di wilayah kerjanya. Ia menyatakan kesiapannya untuk mengawal pembangunan tersebut.

“Saya sebagai pambakal siap mengawal pembangunan agar berjalan lancar dan tidak ada kendala,” ucapnya pasti. (Awe/MC Banjar)

Bagikan Berita:

Check Also

Purbaya Dikabarkan Ambruk dan Masuk Rumah Sakit

JAKARTA, DETAK KALIMANTAN – Kementerian Keuangan buka suara terkait perbincangan di media sosial yang menyatakan …