Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di dalam truk.(ist)

Diduga Kelelahan, Seorang Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Di Dalam Truk

KOTABARU, detakkalimantan.com – Pria paruh baya berinias MSA (54) asal Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di mobil truk yang ia bawa saat parkir di pabrik BKPM (Bukit Kapur Mill).

Kapolres Kotabaru melalui Kepala Bagian Humas Polres setempat Iptu Agus menerangkan bahwa, kejadian tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Kelumpang Hulu, Rabu, (10/5/2023) sekitar jam 16.30 Wita, adapun korban datang dari Banjarmasin membawa barang exspedisi menggunakan truk ke pabrik BKPM (Bukit Kapur Mill) yang ada di Desa Bangkalan Melayu Kecamatan Kelumpang Hulu Kabupaten Kotabaru.

Pada saat barang exspedisi tersebut dibongkar MSA istirahat didalam mobil truk untuk menghilangkan penat sambil menunggu barang selesai di bongkar.

“Selang satu jam tepatnya pukul 17.30 Wita pada saat muatan barang sudah selesai di bongkar, AS (52) sebagai saksi 1 mencoba membangunkan MSA yang sedang istirahat didalam mobil dengan posisi duduk bersandar namun MSA diam tak bergerak sedikit pun,” ungkap Iptu Agus Humas Polres ini.

“Kemudian datang E (41) sebagai saksi 2 yang menyarankan
memanggil team kesehatan yang ada diperusahaan untuk memastikan kondisi MSA dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh team kesehatan sekitar jam 18.30 wita tim dokter menyatakan bahwa MSA telah meninggal dunia,” jelasnya pula.

Atas peristiwa ini pihak manajemen BKPM (Bukit Kapur Mill) melaporkan kejadian tersebut kepihak jasa exspedisi YAN MAN KARGO dan juga pihak Polsek Kelumpang Hulu.

Mendapat informasi tersebut Kapolsek bersama anggotanya langsung ke TKP untuk melakukan pemeriksaan dan hasil pemeriksan di Puskesmas tidak ditemukan tanda- tanda kekerasan pada tubuh korban dan juga tidak ditemukan adanya busa atau cairan dibagian mulut, hidung atau bagian anus.

Ditempat kejadian anggota Polsek Kelumpang Hulu juga mengamankan barang milik korban 1 buah tas warna hitam yang berisikan pakaian, 1 buah dompet berisikan surat-surat identitas korban seperti KTP, Kartu Pajak, STNK, SIM serta uang sebesar Rp.450.000 semuanya itu diamankan di Polsek setempat serta menghubungi pihak keluarga korban untuk menerima dengan iklas.

Tim dokter melakukan pemeriksaan terhadap korban.(ist)

 

Keluarga korban Suwandi juga mengatakan, menolak untuk dilakukan otopsi, dan juga meminta agar jenazah MSA segera dibawa pulang ke rumahnya di Banjarmasin untuk disemayamkan dan menerima atas meninggalnya MSA secara wajar dan tidak akan menuntut di kemudian hari.

Pihak keluarga korban menambahkan bahwa, “Pada saat korban berangkat bekerja memang dalam kondisi kurang sehat namun korban tetap memaksakan untuk bekerja,” tandasnya. Sehingga diduga korban kelelahan hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir di dalam truk.(NN)

Bagikan Berita:

Check Also

Purbaya Dikabarkan Ambruk dan Masuk Rumah Sakit

JAKARTA, DETAK KALIMANTAN – Kementerian Keuangan buka suara terkait perbincangan di media sosial yang menyatakan …