Pendaftaran Penerimaan Polri T.A 2023 di Kotabaru dibuka Hingga 17 April 2023.(ist)

Pendaftaran Penerimaan Polri T.A 2023 di Kotabaru dibuka Hingga 17 April 2023

KOTABARU, detakkalimantan.com – Pendaftaran penerimaan Polri terpadu T.A 2023 yang telah dibuka sejak tanggal 04 April 2023 lalu, akan ditutup pada 17 April 2023 mendatang, hal ini dikatakan Kapolres Kotabaru AKBP M Gafur Aditya Siregar, S.I.K melalui Kabag SDM AKP Machmoud Terryadi, pihaknya mengimbau kepada putra dan putri Kotabaru yang telah memenuhi syarat dan berminat untuk menjadi anggota Polri, bisa segera mendaftarkan diri, Jumat (15/04/23).

Pendaftaran secara online melalui website resmi penerimaan Polri sebagaimana yang telah disosialisasikan sebelumnya baik melalui medsos, spanduk dan brosur yang disebarkan ke masyarakat.

Penerimaan Polri terpadu T.A 2023 menerima pendaftaran calon Taruna Akpol, calon Bintara Polri Tugas Umum (PTU), calon Bintara Brimob calon Tamtama Brimob dan Tamtama Polairud.

Bagi putra dan putri Warga Kotabaru yang telah mendaftarkan diri melalui website resmi penerimaan Polri, agar segera datang ke Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Kotabaru guna proses verifikasi data, Bag SDM Polres Kotabaru akan membantu proses verifikasi data persyaratan dan kelengkapan administrasi lainnya.

Pendaftaran Penerimaan Polri T.A 2023 di Kotabaru dibuka Hingga 17 April 2023.(ist)

 

Adapun pendaftaran penerimaan Polri terpadu T.A 2023 ini gratis tidak dipungut biaya dan menerapkan prinsip Bersih, transparan, akuntabel dan humanis (BETAH).

Kabag SDM mengimbau, agar para orang tua dan pendaftar agar berhati-hati dan tidak mudah terpengaruh dan terpancing dengan oknum-oknum yang menjanjikan kelulusan menjadi anggota Polri dengan meminta imbalan jasa.

Hingga hari Jumat, 14 April 2023, jumlah pendaftar sudah mencapai 194 orang dalam seleksi penerimaan Polri T.A 2023 di Polres Kotabaru.(NN/ril)

Bagikan Berita:

Check Also

Purbaya Dikabarkan Ambruk dan Masuk Rumah Sakit

JAKARTA, DETAK KALIMANTAN – Kementerian Keuangan buka suara terkait perbincangan di media sosial yang menyatakan …