BANJARMASIN, detakkalimantan.com – Realisasi belanja negara di provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) hingga akhir Februari 2023, mencapai Rp4,425 triliun atau 14,15 persen dari pagu.
Hal itu diungkapkan Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan, Sulaimansyah pada media briefing dikantornya akhir pekan tadi.
“Secara total capaian realisasi belanja tersebut lebih tinggi sebesar 38,42 persen dibanding capaian periode yang sama tahun lalu,” ujarnya.
Sulaimansyah mengakui, untuk belanja pemerintah pusat tercatat realisasi sebesar Rp734,26 miliar atau 9,14 persen, atau naik sebesar 13,45 persen dibanding realisasi pada periode yang sama tahun 2022, yang mencapai Rp647,24 miliar.
Sedangkan untuk penyaluran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKD) di Kalsel sampai 28 Februari 2023, tercatat sebesar Rp3,690 triliun atau 15,88 persen dari pagu, dan jika dibandingkan realisasi tahun yang lalu, lebih tinggi sebesar 44,76 persen.
“Ini disebabkan, pemda telah memenuhi dan mempercepat persyaratan penyaluran dana alokasi umum (DAU), dana bagi hasil sumber daya alam (DBH SDA) tahap I, dan telah disalurkan pada 31 Januari 2023 bagi seluruh pemda”, paparnya.
Khusus untuk pencairan Dana Desa (DD) tahap I 2023, telah tersalur untuk 1.015 desa dan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan I telah diberikan kepada 758 desa.
Menyinggung realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), Sulaimansyah menyebutkan realisasi penyaluran KUR hingga Februari 2023 mencapai Rp150,19 milyar untuk 1.450 debitur.
“Penyaluran KUR tertinggi di kota Banjarmasin sebesar 43,39 persen atau sebesar Rp65,17 miliar”, tambahnya.
Terkait pendapatan negara, Sulaimansyah menyebutkan realisasi pendapatan negara sampai dengan 28 Februari 2023 mencapai Rp3,881 triliun atau 20,95 persen dari target, tumbuh lebih tinggi sebesar 96,59 persen.(Riw)
Detak Kalimantan Portal Berita Akurat dan Terpercaya